Tradisi dalam Teori Komunikasi
By: Date: May 13, 2020 Categories: Pendidikan
Tradisi dalam Teori Komunikasi

Tradisi dalam Teori Komunikasi

Tradisi dalam Teori Komunikasi

Sebagai orang yang mempelajari ilmu komunikasi

perkembangan di dalam rumpun bidang keilmuan ini dapat diamati salah satunya melalui perkembangan teori teori komunikasi yang ada di dalamnya.
Salah satu yang menarik perhatian adalah seorang ilmuwan komunikasi Stephen W. Littlejohn. Beliau adalah salah satu ilmuwan yang paling produktif dalam pengembangan ilmu komunikasi. Buku hasil karyanya Theories of Human Communication sudah diterbitkan dalam 10 edisi (edisi terakhir tahun 2011) yang setiap edisinya menambahkan perkembangan teori komunikasi baru. Belum lagi buku buku lain yang mengimbangi buku utama ini.
Perubahan besar terjadi dalam Edisi 8 (2005) buku Littlejohn tentang Theories of Human Communication, dia merubah secara keseluruhan struktur berpikirnya yang telah dituangkan dalam 7 edisi sebelumnya. Perombakan besar-besaran dalam keseluruhan struktur dan isi teori yang telah dikembangkan. Jika sebelum Edisi 8 Littlejohn selalu menekankan bahwa teori komunikasi harus dilihat berdasarkan level komunikasinya, maka dalam Edisi 8 ini semua ditinggalkan. Dapat disimpulkan pasti ada sesuatu pergulatan besar dalam diri seorang Littlejohn sehingga merubah pola pikir yang sudah dibangunnya dalam tataran dunia teori komunikasi.
Ilmuwan lain yang juga mengalami hal yang sama seperti apa yang dilakukan oleh Littlejohn adalah EM Griffin, seorang profesor emeritus komunikasi dari Wheaton College, Illinois. Beliau juga merubah (ini dikatakannya sebagai major changes) tatanan bangunan teori dalam bukunya A First Look at Communication Theory mulai Edisi 4 (2000) dari bukunya hingga Edisi 7 terbitan tahun 2009.

Yang menjadi pertanyaan kemudian bagi mereka yang mempelajari ilmu komunikasi adalah: Apa yang menyebabkan kedua ilwuwan komunikasi ini sampai merubah pola berpikir mereka tentang tatanan teori yang telah mereka bangun dan kembangkan selama ini? Keyakinan-keyakinan ilmiah macam apa yang memberikan kebenaran pada mereka untuk melakukan perombakan besar-besaran bagi tataran keilmuan yang mereka kembangkan. Apa konsekuensinya bagi kita sebagai pembaca atau reader dari buku-buku mereka ini ?


Sumber: https://blogs.uajy.ac.id/teknopendidikan/seva-mobil-bekas/