Tanggapi Maraknya Geng Motor, MUI Ajak Anak Muda Tarawih dan Tadarus

Tanggapi Maraknya Geng Motor, MUI Ajak Anak Muda Tarawih dan Tadarus

Tanggapi Maraknya Geng Motor, MUI Ajak Anak Muda Tarawih dan Tadarus
Tanggapi Maraknya Geng Motor, MUI Ajak Anak Muda Tarawih dan Tadarus

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan menanggapi maraknya geng motor yang beraksi di Ibu Kota akhir-akhir ini.

Menyongsong datangnya Bulan Suci Ramadhan, ia pun mengajak kepada anak

muda untuk fokus melakukan ibadah.

Dengan demikian, kata dia, anak muda tidak ikut terjerembab ke kelompok geng motor yang meresahkan masyarakat tersebut.

“Termasuk geng motor itu pasti menganggu kekhusyukan. Mestinya kan tarawih dan tadarus. Ini kan masak geng motor. Ini kan suatu yang bertentangan dengan etika,” ujarnya seperti dikutip GoNews.co dari republika.co.id, Sabtu (27/5/2017).

Amirsyah mengajak kepada anak muda untuk menjadikan Ramadhan sebagai

momentum untuk melakukan kajian keislaman atau pun membaca Alquran.

Amirsyah sangat menyesalkan jika ada anak muda, khususnya pemuda Muslim yang tergabung dalam geng motor tersebut.”Kita pada utamanya mengajak kepada anak muda untuk menggunakan momentum Ramadhan ini untuk melakukan kajian atau tadarus. Jadi kita menyesalkan kalau ada pihak-pihak yang melakukan geng motor,” ucap Amirsyah.

Ia menambahkan, anak-anak muda yang masuk geng motor tersebut membutuhkan

peran setiap orang tua dan masyarakat, sehingga anak muda tersebut tidak terpengaruh oleh kelompok geng motor.

“Orang tua bersama masyarakat harus mampu mengajak anak muda kita agar lebih kreatif dan produktif memanfaatkan waktu dan terhindar dari waktu-waktu yang bisa melakukan aksi geng motor,” katanya.

 

Baca Juga :