Pengertian Jaringan Epidermis
By: Date: July 26, 2020 Categories: Pendidikan Tags:

Pada tumbuhan tingkat tinggi, epidermis adalah lapisan jaringan, biasanya setebal satu lapisan sel, yang menutupi permukaan organ seperti daun, batang, akar, dan bunga. Epidermis biasanya tipis, tidak memiliki klorofil, dan juga permukaan luarnya dilapisi kutil yang menghasilkan lapisan kutikula / lilin.

Definisi jaringan epidermis

Daun tanaman adalah organ epidermis yang paling banyak dipelajari. Sel-sel epidermis tertentu dapat dibentuk secara khusus dan memiliki karakteristik fisiologis, terutama jika mereka memiliki fungsi tertentu. Sel-sel pengasuh biasanya ginjal atau dumbbell, tergantung pada spesies. Sel-sel ini juga dapat menyusut dan tumbuh, tergantung pada bagaimana aliran udara dan juga uap air diatur oleh tubuh daun. Gerakan ini akan membuka atau menutup lubang stoma. Beberapa sel epidermis juga dapat membentuk trikoma, yang dapat disebut “pengudusan” atau “rambut” pada tanaman. jika pada daun orang menyebutnya rambut daun dan jika pada batang disebut batang rambut. Trichomonas juga bisa mengeras menjadi duri.

Epidermis pohon, terutama ketika terlihat jelas pada pohon, bekerja paling baik ketika batang masih kecil. Seiring dengan pertumbuhan organ, fungsi epidermis sebagai lapisan pelindung digantikan oleh periderm yang membentuk pegan (cangkang). Periderm juga tumbuh dari lapisan kortikal di dalam atau di bawah epidermis atau dibentuk oleh kambium kambium. Periderm membentuk struktur kaya lignin / suberin yang dapat melindungi batang lebih jauh dari epidermis. Karena epidermis akan mati perlahan. (ruangguru.co)

Karakteristik jaringan epidermis

Berikut ini adalah karakteristik jaringan epidermis

  • Jaringan epidermis memiliki struktur sel yang sangat padat, sehingga tidak ada ruang antar sel.
  • Secara umum, jaringan epidermis kekurangan kloroplas.
  • Ini memiliki sitoplasma hidup dan juga mengandung kristal garam, kristal silikat dan minyak garam.
  • Jaringan epidermis memiliki vakuola besar yang mengandung anthocyanin.
  • Ini memiliki dinding sel yang bervariasi tergantung pada posisi dan jenis tanaman.
  • Ada banyak yang memiliki kloroplas, yaitu tanaman yang bisa hidup di air (hidrofit).
  • Jaringan epidermis terdiri dari satu lapisan sel.
  • Jaringan terdiri dari sel-sel hidup.

Membran luar sel jaringan epidermis mengecilkan amplifikasi udara, sedangkan sel-sel sel jaringan epidermis di sisi dalam yang berdekatan dengan jaringan lain tetap tipis.

Fungsi jaringan epidermis

Berikut ini adalah fungsi umum dari jaringan epidemi.

Jaringan sebagai pelindung
Jaringan epidermis adalah jaringan di bawahnya yang berguna untuk perlindungan setiap organ dalam tanaman. Artinya, ia menutupi akar batang dan juga daun sehingga tidak mudah rusak oleh pengaruh lingkungan. Jaringan epidermis terdiri dari sel-sel yang mengatur secara teratur sehingga dapat melindungi organ-organ tubuh dari perubahan udara, uap air, dan bahkan infeksi bakteri. Secara umum, jaringan epidermis sulit untuk dibandingkan dengan jaringan lain, sehingga dapat mempertahankan perannya dalam perlindungan organ tanaman.

Pembatasan / pengurangan penguapan pada tanaman
Jaringan epidermis berguna dalam mengatur proses transpirasi, termasuk dalam upaya membatasi penguapan pada tanaman. Ada juga stomata di jaringan epidermis yang berfungsi untuk mengatur transpirasi, termasuk ketika mengatur ketika suhu udara sangat tinggi, jaringan epidermis menutup untuk membatasi penguapan sehingga tanaman tidak berakhir di air.

Jaringan epidermis juga bermanfaat untuk cadangan air tanaman. Di jaringan epidermis ada protoplasma yang diratakan oleh jaringan lain, yang memungkinkan jaringan epidermis menyimpan lebih banyak air. Ketika musim kemarau panjang tiba, cadangan air yang terkandung dalam jaringan epidermis diangkut dan didistribusikan ke seluruh tubuh.

Pertukaran oksigen dan karbon dioksida dalam tanaman
Jaringan epidermis juga dapat berfungsi sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida. itu dapat terjadi ketika tanaman bernafas dan bocor fotosintesis. Proses ini dapat terjadi pada daun, karena daun secara keseluruhan memiliki stomata untuk membubarkan oksigen dan karbon dioksida.

Baca juga: