Pendaftaran SBMPTN Masih Terkendala Server

Pendaftaran SBMPTN Masih Terkendala Server

Pendaftaran SBMPTN Masih Terkendala Server
Pendaftaran SBMPTN Masih Terkendala Server

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 menawarkan skema pendaftaran yang serupa dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2019. Para calon mahasiswa harus mendaftarkan diri terlebih dahulu pada Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) untuk mendapatkan jadwal dan lokasi pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK).

Namun, proses pendaftaran yang telah dibuka sejak Jumat (1/3) pukul 10.00 WIB ini kembali diwarnai keluhan calon pendaftar. Sebab, server UTBK LMPT bermasalah dan sulit diakses sehigga peserta harus mengantre lama yang membuat mereka panik.

Merespons laporan tersebut, Wakil Ketua 1 LTMPT, Joni Hermana mengatakan, panitia LTMPT terus berupaya untuk memberikan akses terbaik pada para calon mahasiswa untuk mendapatkan haknya. Maka, ia juga mengimbau agar calon pendaftar bersedia mengantre karena pendaftaran masih dibuka hingga 24 Maret 2019 pukul 23:59 WIB.

Menurut Joni, sistem pendaftaran UTBK yang disiapkan panitia saat ini tidak

mengalami kendala. Namun, mereka harus bersedia untuk mengantre karena calon mahasiswa rata-rata mendaftar pada saat bersamaan.

“Kami memonitor terus sistem kami yang mengatur proses pendaftaran UTBK. Sebab, kalau saya cek dari data dalam sistem, misalnya kemarin pagi, pada pukul 11:30 WIB ada 4.000 siswa yang berhasil melakukan finalisasi pendaftaran. Empat jam kemudian sudah ada 33.000 orang atau 8.250 orang per jam yang mendaftar. Jadi sebenarnya sistem kita tidak bisa dikatakan macet, tetapi memang sistemnya antre karena berusaha daftar dalam waktu bersamaan,” jelas Joni kepada Beritasatu melalui pesan singkatnya, Selasa (5/3) malam.

Selanjutnya, Ketua LTMPT, Ravik Karsidi mengatakan, sejauh ini berdasarkan pemantauan, proses pendaftaran SBMPTN berjalan lancar. Hal ini terlihat dari kapasitas entry yang dalam satu menit bisa melayani 3.000 calon peserta.

Ravik menyebutkan, bagi peserta yang telah melakukan pendaftaran segera

membayar dan mencetak kartu tanda peserta. Sedangkan, bagi yang sudah melakukan login sampai mendapatkan kartu tanda peserta tetapi belum melakukan pembayaran, harus segera melakukan login kembali ke laman pendaftaran untuk mendapatkan slip pembayaran yang baru. Kemudian, ia harus segera melakukan pembayaran di bank sebelum pukul 22.000 WIB di hari yang sama saat melakukan login. Tujuannya, agar lokasi ujian sesuai dengan tanggal dan sesi pilihan yang masih tetap berlaku.

Ravik juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar karena proses

pendaftaran UTBK gelombang pertama ini masih dibuka sampai 24 Maret. “Jadi masyarakat tidak perlu cemas dan memaksakan diri. Memilih salah satu lokasi ujian saja karena masih ada kesempatan di lokasi ujian lain di kota lain,” ujarnya.

 

Baca Juga :