Mesir adalah kawasan Afrika pertama yang menerima masuknya Islam
By: Date: September 7, 2020 Categories: Umum

Mesir adalah kawasan Afrika pertama yang menerima masuknya Islam

Mesir adalah kawasan Afrika pertama yang menerima masuknya Islam di benua ini, penduduknya lebih kurang 42 juta jiwa, dimana sekitar tigs jutanya beragama Kristen selebihnya beragama Islam. Bahkan, di kota Iskandariyah hingga kini masih terjaga segala macam kebesaran umat Nasrani Orthodox tanpa diganggu keberadaannya oleh umat Islam. Di Mesir terdapat delapan universitas diantara yang termashyur ke seluruh dunia ialah Al-Azhar di Kairo yang didirikan oleh Bani Fathimiyah pada tahun 972 M. Disana banyak mahasiswa-mahasiswa yang belajar dari seluruh dunia termasuk dari Indonesia yang kebanyakan mendapat beasiswa untuk belajar ilmu agama maupun pendidikan umum seperti kedokteran, tekhnik dan lain-lainnya.
Sementara itu, perluasan pengaruh Islam di kawasan Tunisia telah terjadi sejak pemerintahan Khalifah Usman bin Affan tahun 23-35 H (644-656 M) oleh Panglima Abdullah bin Sa’ad bin Abi Sarah dengan menghancurkan tentara Romawi yang telah jatuh reputasinya. Sehingga pasukan Abdullah bin sa’ad dengan mudah menguasainya. Sedang masuknya Islam ke Maghribil Aqsha atau Afrika Utara sesudah berdirinya daulah Bani Umayah dibawah pimpinan Khalifah Walid bin Abdul Malik, yang memberikan tugas tersebut kepada Panglima Musa bin Nushair yang akhirnya ditunjuk sebagai gubernur wilayah itu.

b. Libya

Negeri Mouamar Ghadafi ini merupakan kawasan terpanas di Timur Tengah, dengan luas 1.795.540 km berpenduduk ± 3 juta jiwa terdiri dari bangsa Arab, Barbar serta Palestina hampir seluruhnya beragama Islam. Rakyat hidup dari sektor pertanian, dan setelah ditemukan sumur-sumur minyak berkualitas tinggi sebagian penduduknya menjadi tenaga kerja dalam industri ini, selebihnya mengandalkan tenaga-tenaga asing.

c. Nigeria
Nigeria terletak di sebelah barat Afrika termasuk negara yang kaya minyak yang diekspor ke Amerika Serikat terbesar kedua setelah Saudi Arabia. Penduduknya terdiri atas macam-macam suku bangsa berjumlah ± 90 juta dan 75 % beragama Islam selebihnya Kristen maupun Animisme. Negeri-negeri yang menikmati pengaruh Islam di kawasan Afrika dan hingga kini penduduknya mayoritas beragama Islam antara lain Maroko, Sudan, Al-Jazair, dan Ethiopia.

d. Aljazair
Aljazair menjelang penaklukan Perancis diperintah oleh sebuah rezim yang banyak dalam hal menyerupai rezim yang berkuasa di Iraq dan Syiria. Pada awal dekade ke-19, rezim Aljazair sedang mengalami kemunduran dan thariqat Sufib besar melancarkan pembrontakan sporadis sebagai reaksi terhadap bebas fiskal yang diberlakukan oleh pemerintah pusat.
Kekacaun masyarakat Aljazair dalam kondisi yang rentan bagi eksploitasi ekonomi. Sejumlah tanah yng luas dirampas. Beberapa Muslim pemilik tanah beralih dari penghidupan pertanian menuju ekonomi pasar. Sementara pihak Perancis berdalih bahwasannya kemiskinan warga Muslim merupakan sesuatu yang inheren dalam keterbatasan sosial dan kultutr mereka, atau karena tidak adanya dana yang cukup untuk mengatasi mentalitas pra-pasar.
Selama beberapa dekade kolonial Perancis telah berjuang dan akhirnya meraih penguasaan terhadap pemerintaha Aljazair dan integrasi politik Aljazair. Pada tahun 1860 Napoleon III datang ke Aljazair dan dinyatakanlah bahwasannya tugas utamanya adalah melindungi rakyat Arab yang berjumlah 3.000.000 jiwa.

Recent Posts