Larangan Foto Copy e-KTP

Table of Contents

Larangan Foto Copy e-KTP

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi kepada sejumlah pihak berkenaan menjelaskan e-KTP tidak diperkenankan difoto copy, distapler dan perlakuan lainnya yang merusak fisik e-KTP.

Berikut surat edaran Mendagri yang mengimbau e-KTP tidak difotocopy:

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia

Nomor : No. 471.13/1826/SJ
Sifat : Penting
Lampiran: –
Hal : Pemanfaatan e-KTP dengan Menggunakan Card Reader.

Jakarta, 11 April 2013

Kepada:

1. Para Menteri/Kepala LPNK/Kepala Lembaga lainnya;
2. Kepala Kepolisian RI;
3. Gubernur Bank Indonesia/Para Pimpinan Bank;
4. Para Gubernur;
5. Para Bupati/Walikota.

di- SELURUH INDONESIA

SURAT EDARAN

Sesuai dengan amanat Pasal 63 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 perihal Administrasi Kependudukan dan Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2009 perihal Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional (e-KTP), sebagaimana sudah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2010, Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2011 dan Peraturan Presiden Nomor 126 Tahun 2012, dengan hormat disampaikan hal-hal sebagai tersebut :

1. Kelebihan yang mendasar berasal dari e-KTP adalah bahwa di di dalam e-KTP tersebut dilengkapi dengan chip yang berisi biodata, pas photo, isyarat tangan dan sidik jari penduduk, sehingga e-KTP dimaksud tidak dimungkinkan ulang dipalsukan/digandakan;

2. Chip yang tersimpan di dalam e-KTP hanya sanggup dibaca dengan card reader (alat pembaca chip);

3. Instansi Pemerintah, Pemerintah Daerah, Lembaga Perbankan dan Swasta mesti menyiapkan kelengkapan tekhnis yang dibutuhkan berkenaan dengan penerapan e-KTP juga card reader sebagaimana diamanatkan Pasal 10C ayat (1) dan (2) Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2011.

Berdasarkan perihal tersebut di atas dan sehingga e-KTP yang sudah dimiliki oleh masyarakat (masyarakat), sanggup dimanfaatkan secara efektif, dengan hormat kami ingatkan kepada seluruh Menteri, Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Kepala Lembaga lainnya, Kepala Kepolisian RI, Gubernur Bank Indonesia/Para Pimpinan Bank, Para Gubernur, Para Bupati/Walikota untuk :

1. Memfasilitasi seluruh unit kerja/badan usaha atau nama lain di jajaran tiap-tiap yang beri tambahan layanan kepada masyarakat, sanggup sedia kan card reader di dalam waktu yang singkat, dengan penjelasan sebagai berikut:
a. Penyediaan anggaran dan sistem pengadaannya merupakan kewenangan dan tanggung jawab tiap-tiap Kementerian/Lembaga/Badan Usaha atau Nama Lain sesuai dengan keputusan yang berlaku;

b. Semua unit kerja/badan usaha atau nama lain yang beri tambahan layanan kepada masyarakat, sudah mempunyai card reader paling lambat akhir th. 2013, dengan alasan KTP non elektronik juga sejak 1 Januari 2014 tidak berlaku lagi;

c. Agar card reader tersebut sanggup digunakan untuk membaca chip e-KTP secara efektif, maka di dalam persiapan pengadaannya, terlebih yang berkenaan dengan faktor tekhnis dikoordinasikan dengan Tim Teknis Pemanfaatan e-KTP, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri.

2. Supaya tidak berjalan kekeliruan fatal di dalam pemanfaatan e-KTP, maka diminta kepada seluruh Menteri, Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Kepala Lembaga lainnya, Kepala Kepolisian RI, Gubernur Bank Indonesia/Para Pimpinan Bank, Para Gubernur, Para Bupati/Walikota, sehingga seluruh jajarannya terlebih unit kerja/badan usaha atau nama lain yang beri tambahan layanan kepada masyarakat, bahwa e-KTP tidak diperkenankan difoto copy, distapler dan perlakuan lainnya yang merusak fisik e-KTP, sebagai penggantinya dicatat “Nomor Induk Kependudukan (NIK)” dan “Nama Lengkap”

3. Apabila masih terkandung unit kerja/badan usaha atau nama lain yang beri tambahan layanan kepada masyarakat, masih memfoto copy, menstapler dan perlakuan lainnya yang merusak fisik e-KTP, akan diberikan sanksi sesuai dengan ketetapan perundang-undangan yang berlaku gara-gara sangat merugikan masyarakat, terlebih pemilik e-KTP.

Artikel lainnya : https://tutorialbahasainggris.co.id/motivation-letter-5-cara-dan-contoh-membuat-motivation-letter-bahasa-inggris/

Demikian atas perhatian dan kerjasama Saudara, kami ucapkan menerima kasih.

Menteri Dalam Negeri

Gamawan Fauzi.

Baca Juga :