Keutamaan dan Hikmah Zikir
By: Date: September 19, 2020 Categories: Umum

Keutamaan dan Hikmah Zikir

Zikir disamping sebagai sarana penghubung dengan sang khalik (pencipta) juga mengandung nilai dan daya guna yang tinggi. Ada banyak keutamaan dan hikmah yang terkandung dalam zikir.
Dari abu Hurairah ra. Berkata, “Rasulullah Saw bersabda, ‘Dua kalimat yang ringan diucapkan tetapi berat timbangannya dan disenangi oleh Allah Swt yaitu : Subhanallah wa bihamdihi sybhanallahal azhim (Maha suci Allah dengan segala pujian-Nya dan Maha suci Allah Yang Maha agung).”’ (HR. Muttafaq Alaih).[4]
Hikmah zikir antara lain:
a. Berzikir kepada Allah akan menimbulkan perasaan dekat kepada Allah dan merasa berada dalam perlindungan dan penjagaannya, juga dapat menghilangkan rasa cemas, takut, was-was dan putus asa.
b. Berzikir kepada Allah akan meningkatkan keyakinan kepada kebesaran dan kemahakuasaan-Nya, tidak ada yang lebih berkuasa dalam kehidupan kecuali Allah, maka dengan sendirinya hilanglah perasaan sombong, angkuh, dan takabur terhadap sesama manusia.
c. Berzikir kepada Allah akan menimbulkan perasaan ikhlas dan ridha kepada Allah, sehingga hilanglah perasaan iri hati, dendam, dan dengki.
d. Berzikir kepada Allah akan merasakan kenikmatan dan kenyamanan dalam diri seseorang, sehingga membuatnya memandang ringan segala macam kelezatan duniawi yang sejatinya bersifat fana’.
e. Banyak berzikir (mengingat Allah) berarti seseorang merasakan, bahwa Allah juga mengingatnya, sehingga timbul perasaan kagum dan cinta kepada Allah melebihi segalanya. Karena dekat dengan Allah maka dipermudahlah dalam segala urusannya.
f. Banyak berzikir (mengingat Allah) berarti banyak mengenang/menghayati kekuatan-kekuatan yang dimiliki Allah, sehingga timbul perasaan takut untuk melakukan perbuatan yang menimbulkan dosa dan akan melakukan segala kebaikan yang diperintahkan Allah serta menghindarkan diri dari perbuatan maksiat.[5]

E. Catatan Akhir

Dari uraian di Atas dapat disimpulkan bahwa Zikir berasal dari kata ذكر-يذكر-ذكرا, yang artinya menyebut, mengingat, memerhatikan, menuturkan, menjaga, mengambil pelajaran, mengenal, dan mengerti. Dzikrullah dapat mencakup penyebutan nama Allah atau ingatan menyangkut sifat-sifat atau perbuatan Allah, surga atau neraka-Nya, rahmat dan siksa-Nya, perintah dan larangan-Nya, wahyu dan segala yang dikaitkan dengan-Nya.
Zikir terbagi menjadi beberapa macam yaitu: Zikir lisany (zikir lidah) yaitu menyebut nama Allah dengan lidah. Zikir Qalby (zikir hati) yaitu menyebut nama Allah dengan hati. Zikir Aqly (zikir pikir) yaitu memikirkan arti, makna, dan maksud, yang terkandung dalam kalimat-kalimat zikir. Zikir Ruhy (zikir roh) yaitu kembalinya roh terhadap fitrah atau asal kejadiannya saat berada dalam arwah.
Hikmah zikir antara lain: Berzikir kepada Allah dapat menghilangkan rasa cemas, takut, was-was dan putus asa. hilangnya perasaan iri hati, dendam, dan dengki, sombong, angkuh, dan takabur terhadap sesama manusia. memandang ringan segala macam kelezatan duniawi. timbul perasaan kagum dan cinta kepada Allah melebihi segalanya. dipermudahlah dalam segala urusannya. Selalu melakukan segala kebaikan yang diperintahkan Allah serta menghindarkan diri dari perbuatan maksiat.

Recent Posts