Istilah berkaitan

Table of Contents

Istilah berkaitan

Istilah berkaitan
Istilah berkaitan

Kata etika sering dirancukan dengan istilah etiket, etis, ethos, iktikad dan kode etik atau kode etika. Etika adalah ilmu yang mempelajari apa yang baik dan buruk. Etiket adalah ajaran sopan santun yang berlaku bila manusia bergaul atau berkelompok dengan manusia lain. Etiket tidak berlaku bila seorang manusia hidup sendiri misalnya hidup di sebuah pulau terpencil atau di tengah hutan.
Etis artinya sesuai dengan ajaran moral, misalnya tidak etis menanyakan usia pada seorang wanita. Ethos artinya sikap dasar seseorang dalam bidang tertentu. Maka ada ungkapan ethos kerja artinya sikap dasar seseorang dalam pekerjaannya, misalnya ethos kerja yang tinggi artinya dia menaruh sikap dasar yang tinggi terhadap pekerjaannya. Kode atika atau kode etik artinya daftar kewajiban dalam menjalankan tugas sebuah profesi yang disusun oleh anggota profesi dan mengikat anggota dalam menjalankan tugasnya.

F. Macam-macam Etika

Ada dua macam etika yang harus kita pahami bersama dalam menentukan baik dan buruknya prilaku manusia :
1. Etika Deskriptif adalah etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.

2. Etika Normatif adalah etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.
Etika secara umum dapat dibagi menjadi :

1. Etika Umum berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak. Serta menjadi tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan. Etika umum dapat di analogkan dengan ilmu pengetahuan yang membahas mengenai pengertian umum dan teori-teori. Etika umum terdiri atas dua bagian yaitu : 1. Prinsip, 2. Moral.

2. Etika Khusus, merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Penerapan ini bisa berupa pembahasan mengenai bagaimana manusia mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus yang dilakukannya yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar. Namun, penerapan itu bisa juga berupa penafsiran mengenai bagaimana kita sebagai manusia menilai perilaku diri sendiri dan orang lain dalam bidang kegiatan dan kehidupan yang lebih khusus lagi. Hal ini dilatarbelakangi oleh kondisi yang memungkinkan manusia bertindak secara etis atau dalam hal ini bisa disebut cara bagaimana agar manusia mengambil suatu keputusan atau tindakan dan teori, serta prinsip dasar moral yang melandasinya.

Etika Khusus dibagi lagi menjadi dua bagian :

  1. Etika individual yang menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.
  2. Etika social yang berbicara mengenai kewajiban, sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia.

Perlu diperhatikan bahwa etika individual dan etika sosial tidak dapat dipisahkan satu sama lain, karena kewajiban manusia terhadap diri sendiri dan sebagai anggota masyarakat saling berkaitan satu sama lain. Etika sosial menyangkut hubungan manusia dengan manusia baik secara langsung maupun secara kelembagaan (keluarga, masyarakat, negara), sikap kritis terhadap pandangan-pandangan dunia dan ideologi-ideologi maupun tanggung jawab umat manusia terhadap lingkungan hidup.

Dengan begitu luasnya cakupan dari etika sosial, maka etika sosial ini dibagi menjadi beberapa bidang, yang paling aktual diantaranya adalah :

  1. Sikap terhadap sesama.
  2. Etika keluarga.
  3. Etika profesi.
  4. Etika politik.
  5. Etika lingkungan.
  6. Etika idiologi.

Sumber : http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/world-empire-apk/