Begini Kisah Guru di Inhil Mengajar di Daerah Pasang Surut, Bahkan Harus Menggunakan Pompong Kesekolah

Begini Kisah Guru di Inhil Mengajar di Daerah Pasang Surut, Bahkan Harus Menggunakan Pompong Kesekolah

Begini Kisah Guru di Inhil Mengajar di Daerah Pasang Surut, Bahkan Harus Menggunakan Pompong Kesekolah
Begini Kisah Guru di Inhil Mengajar di Daerah Pasang Surut, Bahkan Harus Menggunakan Pompong Kesekolah

Hari sudah semakin sore saat Sudjamaludin dan berapa orang guru masih

menunggu kesempatan untuk menyeberang ke Seberang Tembilahan.

Air Sungai Indragiri yang sedang surut membuat Sudjamaludin tidak bisa melintas menuju SDN 034 Kelurahan Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, sekolah tempat dirinya mengabdi selama 15 tahun.

Dengan sabar Sudjamaludin menunggu hingga akhirnya dirinya bisa menyeberang

menggunakan pompong yang memang sudah disewanya per bulan untuk keperluannya mengajar bersama guru – guru lainnya.

Pompong digunakan untuk menuju sekolah yang terletak di Parit Kuala Muda Besar,

Kelurahan Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan.

Kondisi tersebut di atas merupakan hal yang lumrah dialami oleh Sudjamaludin dan guru – guru lainnya yang mengajar di sekolah tersebut.

 

Baca Juga :