Kemampuan Siswa SMK Diakui Dunia

Kemampuan Siswa SMK Diakui Dunia

Kemampuan Siswa SMK Diakui Dunia
Kemampuan Siswa SMK Diakui Dunia

Pemerintah menyatakan kemampuan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) meningkat. Hal ini ditandai dengan meningkatnya jumlah medali dan peringkat di World Skill Competition (WSC).

Kepala Subdirektorat Kelembagaan

dan Peserta Didik Direktorat Pembinaan SMK Ditjen Pendidikan Menengah (Dikmen) Kemendikbud Teguh Widodo mengatakan, ajang WSC di Leipzig, Jerman 2-7 Juli 2013 lalu Indonesia meraih satu medali emas, satu medali perak, dan delapan medallion of excellence.

Adalah Ganjar Satrio dari SMKN 3 Kasihan

, Bantul, DI Yogyakarta meraih medali emas pada bidang lomba teknologi desain grafis. Sementara, Andrie Safargie dari SMK Teknika Cisaat Sukabumi, Jawa Barat, meraih medali perak bidang lomba pemodelan purwarupa mendapatkan uang tunai sebanyak Rp25 juta.

Sebelumnya di ajang dua tahunan WSC

di London Indonesia hanya meraih medali perak. Skill siswa SMK ini menunjukkan ada peningkatan apalagi kami bersaing dengan negara seluruh dunia,” katanya di SMK 6 Palembang yang menjadi lokasi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Nasional, Sabtu (23/8/2014).

Teguh menjelaskan, Indonesia pada 2013 lalu di peringkat ke 11 dari 47 negara peserta. Sebelumnya, pada dua tahun lalu di ajang yang sama, Indonesia berada di posisi 16 dari 48 negara.

WSC merupakan kompetisi keterampilan, pekerjaan, dan karir yang diadakan setiap dua tahun sekali di negara anggota. Kompetisi ini dikhususkan bagi pemuda atau siswa-siswi berusia 17-22 tahun untuk menunjukkan keunggulan mereka dalam keterampilan di profesinya.

Pada WSC yang akan diselenggarakan di Brasil 2015 nanti, ujarnya, Indonesia menargetkan menambah koleksi medali emas dan naik ke peringkat 10 besar dunia.

Menurut dia, sebelum diberangkatkan ke WSC Brasil para siswa diseleksi di LKS Nasional. Kali ini LKS dilaksanakan di Palembang dengan lokasi ujian tersebar di stadion olahraga Jakabaring dan beberapa SMK.

Siswa SMK dari 33 provinsi mengikuti LKS yang menguji 42 bidang keahlian. Beberapa bidang keahlian yang diujikan ialah bidang akuntansi, robotik, desain grafis, pemasangan batu bata dan keramik, pastry dan tata busana.

 

Baca Juga :