BSC 2019 Lahirkan Pendekar Bermental Baja

BSC 2019 Lahirkan Pendekar Bermental Baja

BSC 2019 Lahirkan Pendekar Bermental Baja

Wali Kota Bogor Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya meyakini bahwa generasi muda yang cinta dan menekuni bela diri pencak silat pasti memiliki karakter yang luhur sebagai pendekar-pendekar yang bermental baja, tidak suka membuat masalah, tidak suka tawuran, tidak suka narkoba dan menjadi contoh bagi generasi muda lainnya.

”Saya sangat bangga ternyata masih banyak yang cinta dengan tradisi kita, yakni pencak silat Indonesia. Kalian adalah aset pencak silat di Kota Bogor, termasuk pesilat dari daerah lainnya,” kata Bima yang hadir didampingi istri Yane Bima Arya saat menutup Bogor Silat Championship (BSC) 2018 Open Tournament Seri 1 di Gor Pajajaran, jalan Pemuda, Kota Bogor, Minggu (14/01/2018) sore.

BSC

Melalui ajang seperti BSC ini kata Bima diharapkan akan lahir pesilat-pesilat tangguh yang akan menjadi kebanggaan, tidak hanya bagi daerahnya tetapi juga bagi Indonesia kedepannya. “Para pesilat ini nantinya tidak hanya sekedar mengejar prestasi namun menjadi sosok yang sportif, cinta budaya Indonesia dan generasi muda berkarakter yang mumpuni,” jelasnya.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor Subono Widoyoko mengungkapkan, BSC 2018 merupakan event untuk menumbuhkembangkan semangat mempelajari dan bertanding pencak silat bagi para atlet silat muda tingkat SD, SMP dan SMA. “BSC 2018 ini seperti memberi pengalaman bertanding kepada para pesilat, “ ujarnya.

Gerakan Indonesia Anti Narkoba

Melalui kerjasama dengan Gerakan Indonesia Anti Narkoba (GIAN) diharapkan mereka menjadi duta dan satgas pelopor untuk mencegah dan melindungi para generasi muda agar tidak terjebak dalam narkoba. Bahkan, saat ini Kota Bogor menempati peringkat ketiga di Jawa Barat sebagai pengguna narkoba terbanyak, peringkat satu Kota Bandung dan kedua Sukabumi. “Masih banyaknya generasi muda khususnya para pelajar yang terjerat narkoba dan fenomena ini sangat disayangkan. Untuk itu,  melalui olahraga khususnya pencak silat diharapkan waktu yang ada diisi dengan hal-hal yang positif dan produktif,” harap Subono.

Keluar sebagai peraih medali emas terbanyak dalam BSC 2018, yaitu Perguruan Pencak silat Panglipur (TK dan SD), Ayu Puspa Indonesia (TK dan SMP) dan Gagak Putih Indonesia (TK dan SMA).

Sumber : https://www.ayoksinau.com/