Apa Saja Penyakit dan Kelainan pada Sistem Peredaran Darah?

Apa Saja Penyakit dan Kelainan pada Sistem Peredaran Darah?

adakah di pada kalian yang suka menyaksikan serial televisi yang menyita latar belakang kehidupan dokter? Biasanya, serial televisi yang seperti ini termasuk banyak mengangkat perihal penyakit yang diderita oleh pasiennya. Salah satu penyakit yang paling sering diangkat adalah penyakit Leukimia. Tahukah kamu, ternyata Leukimia adalah penyakit yang menyerang proses peredaran darah, lho. Apalagi ya, penyakt lain yang menyerang proses peredaran darah? Kuy, belajar bersama dengan lewat artikel ini!

Penyakit dan kelainan pada jantung yang pertama adalah angina. Angina merupakan kondisi kurangnya pasokan darah atau suplai oksigen ke otot jantung. Kondisi tersebut memicu dada jadi nyeri. Penyakit yang kedua disebut bersama dengan aritmia. Aritmia adalah problem yang memicu irama jantung tidak teratur. Jantung tidak berdetak secara normal, melainkan jadi berdetak lebih cepat atau berdetak lebih lambat.

Penyakit sesudah itu disebut bersama dengan Cardiomyopathy. Cardiomyopathy terjadi karena otot jantung melemah. Otot jantung tersebut termasuk mengalami kelainan, baik secara struktur maupun secara fungsi. Selain ketiga penyakit yang udah disebutkan di atas, ada satu penyakit ulang yang sepertinya udah memadai familiar di kalangan masyarakat. Penyakit tersebut namanya Penyakit Jantung Koroner (PJK). PJK terjadi karena pasokan darah yang memiliki kandungan banyak oksigen tidak sukses menggapai otot jantung karena ada plak pada arteri koroner.

Ada lebih dari satu penyakit dan kelainan yang terjadi pada darah. Penyakit yang pertama tentu udah memadai familiar dan udah sering anda dengar, nih. Namanya anemia. Anemia merupakan penyakit kekurangan hemoglobin di didalam darah. Selain kekurangan hemoglobin, penderita anemia termasuk menderita kekurangan eritrosit dan kekurangan volume darah itu sendiri. Penyakit ini disebabkan oleh kekurangan ion K, zat besi, dan kekurangan vitamin B12. Penyakit yang kedua namanya Leukimia. Leukimia termasuk dikenal bersama dengan sebutan kanker darah. Penyakit ini disebabkan oleh berlebihan produksi sel darah putih yang jumlahnya abnormal. Sel darah putih tersebut bakal memakan eritrosit dan memicu menurunnya kuantitas eritrosit. Nah, tak sekedar kedua penyakit di atas, ada termasuk penyakit yang namanya hipertensi. Hipertensi ini disebut termasuk bersama dengan penyakit tekanan darah tinggi. Seseorang disebut menderita hipertensi kecuali tekanan sistol dan diastolnya lebih berasal dari 140/90 mmHg. Jika terlampau tinggi, dapat memicu pembuluh darah pecah.

Ada ulang nggak ya penyakit yang menyerang darah? Masih ada lagi, nih. Kalau sebelumnya anda udah mengenal perihal hipertensi, saat ini ada yang namanya tekanan darah rendah atau hipotensi. Hipotensi adalah kondisi saat tekanan darahmu tidak cukup berasal dari 90/60 mmHg. Selai hipotensi, ada termasuk yang disebut bersama dengan hemofilia. Hemofilia adalah kelainan pada darah yang disebabkan karena faktor genetika. Hemofilia memicu darah susah membeku. Wah, jadi kecuali luka darahnya mengucur terus, ya? Kurang lebih begitu ya. Penyakit paling akhir yang menyerang darah adalah Thalassemia. Penyakit ini disebabkan oleh kelainan pada hemoglobin agar memicu sel darah merah mudah rusak.

Selanjutnya, anda bakal belajar perihal penyakit dan kelainan yang terjadi pada pembuluh darah. Penyakit pertama yang berpotensi menyerang pembuluh darah adalah varises. Varises merupakan pembesaran pembuluh darah vena yang kebanyakan menyerang anggota kakimu. Selanjutnya, ada yang namanya trombus. Trombus ya, bukan trubus. Trombus adalah gumpalan bekuan darah yang kemudian menyumbat pembuluh darah di daerah terjadinya kerusakan. Trombus dapat terjadi karena terdapatnya disfungsi endothel. Selain trombus, ada termasuk yang namanya embolus. Embolus ini merupakan gumpalan bekuan darah yang bergerak di proses sirkulasi dan kemudian terlilit di didalam pembuluh darah kecil.

Oh iya, pembuluh darah ini dapat kehilangan elastisitasnya karena ada sumbatan. Sumbatan tersebut termasuk dapat memicu 2 penyakit lainnya, yaitu Ateroskleros dan Ateriosklerosis. Ateroskleros adalah penyumbatan yang disebabkan oleh lemak, sedang Ateriosklerosis merupakan penyumbatan oleh zat kapur. www.biologi.co.id